Wednesday, April 9, 2014

TOKSIN DAN BAHAYANYA KEPADA TUBUH MANUSIA

Dari kebiasaan cara makan, tubuh manusia akan memperaktif suatu proses yang diketahui sebagai metabolisme untuk menyediakan darah baru dan sel-sel baru. Apabila kita menelan makanan melalui kerongkong, makanan tersebut akan dicerna oleh perut dan usus kecil. Sehingga bahagian yang mengandungi zat akan tetap berada dalam tubuh sementara sisa-sisanya dibuang.


Sebahagian sisa-sisa makanan tidak dapat melalui dinding-dinding perut dan usus sehingga hal tersebut menjadikan keadaan sama dengan endapan kotoran di bahagian dalam perut. Maka sisa-sisa makanan tersebut akan tetap berada dalam tubuh kita yang ditambah lagi dengan adanya lipatan yang berlainan ukuran pada dinding usus.

 Jika sisa-sisa makanan tersebut tidak bergerak, sisa-sisa tersebut akan menjadi kotoran yang tersumbat dalam usus. Jika kotoran dibiarkan disitu terlalu lama, maka akan terjadi proses fermentasi yang berlebihan sehingga bakteria kompleks akan menjadi berlipat ganda di dalam usus tersebut dan akan mengeluarkan unsur-unsur bertoksin, yang menyebabkan pergerakan bakteria yang berguna di dalam usus menjadi lebih terbatas.

Hal tersebut menjadikan jumlah bakteria kompleks bertambah dan bekerja lebih giat lagi tanpa kita sedari. Akibatnya, tubuh kita akan menderita pelbagai penyakit dan rasa tidak nyaman yang tidak diketahui penyebabnya.

Pencemaran udara dan air juga menyebabkan berbagai masalah. Seperti asap cerobong dari pabrik atau asap dari kendaraan berekzos, gas masak serta air paip berklorin akan menambah kandungan toksin di tubuh kita. Kebiasaan merokok dan minum-minuman keras juga tidak kurang bahayanya.

Apalagi bila ditambah lagi dengan rasa khuatir(terutama emosi negatif seperti terkejut, benci dan sebagainya), kelenjar kita akan menghasilkan hormon-hormon dan fermentasi yang menjadikan tubuh kita lebih tegang. Menurut statistik, 70% dari penyakit kanser disebabkan oleh ketegangan.

Sebahagian sisa-sisa makanan bertoksin ini akan dibuang melalui ginjal, usus, dan rahim atau dikeluarkan sebagai keringat. Namun masih terdapat banyak unsur bertoksin yang tertinggal serta melekat kuat pada sel, organ tubuh, kelenjar, urat nadi, pembuluh darah dan beredar di dalam darah. Unsur-unsur bertoksin tersebut tidak mudah untuk dibuang.
Para doktor berpendapat bahawa penyebab utama timbulnya penyakit adalah unsur bertoksin yang terkumpul, bukan kuman asing asing yang berbahaya. Bakteria dan patogen hanya akan mempengaruhi kita apabila terlalu banyak kotoran di dalam tubuh kita yang menyebabkan kita lemah dan tidak berdaya untuk melawannya.

Henry B. Bieler mengatakan bahwa, "Toksin pada tubuh merupakan penyebab penyakit pada manusia. Jenis-jenis penyakit yang dialami ditentukan oleh kerosakan yang disebabkan oleh toksin tersebut."





Faktor utama rasa sakit pada badan adalah TOKSIN


Alam menciptakan manusia sebagai suatu mesin yang sempurna. Walaupun bagaimanapun, hal tersebut telah dipengaruhi dan dimusnahkan oleh sikap naif, penyalahgunaan dan sifat rakus. Pada mulanya, manusia hidup dalam lingkungan hidup yang alami tanpa pencemaran tanah, udara dan air. Namun kemajuan teknologi dan penggunaan produk-produk kimia yang meluas (seperti bahan pengawet, pewarna, bahan tambahan dan lain-lain) telah mengakibatkan pencemaran udara dan air. Hal tersebut menyebabkan setiap bahagian tubuh kita menderita berbagai penyakit seperti kanser, tumor dan sebagainya.

Pencemaran Pertanian


Walaupun revolusi pertanian telah membawa hasil yang lebih baik, namun sisa-sisa bahan kimia pada sayur-sayuran dan buah-buahan telah berpengaruh buruk terhadap kesihatan manusia. Rata-rata setiap orang memakan 0.1 kg sayuran dan buah yang mengandung racun serangga.


Pencemaran Peternakan Haiwan


Dalam perkembangannya, cukup banyak antibiotik telah digunakan untuk mencegah penyakit, sementara berbagai hormon digunakan untuk mempercepat pertumbuhan. Antibiotik yang tertinggal dalam daging akan berpengaruh buruk terhadap fungsi kekebalan tubuh kita dengan serius dan membinasakan tisu-tisu sel. Sementara itu, hormon-hormon juga mengganggu jalannya kelenjar endoktrin.

Pencemaran Makanan Yang Diawetkan


Makanan-makanan yang diproses seluruhnya menggunakan pewarna, bahan pengawet, pemanis tiruan, ragi tiruan dan berbagai pewarna tiruan.

Pencemaran Air


Untuk mencegah penyakit agar tidak menular, air pipa telah ditambah dengan klorin yang berlebihan dengan tujuan untuk memusnahkan penularan. Klorin mengandung unsur-unsur karsinogenik.


Sebab-sebab Pengumpulan Toksin


Pada zaman dulu, kita biasa dengan anggapan "makan-minum merupakan rahmat", tanpa menyedari bahawa sebahagian dari masalah tubuh kita sebenarnya berasal dari kebiasaan makan. Tidak ada kehidupan di bumi ini selain manusia yang dikatakan tidak "beradap" sanggup memakan makanan yang mengandung sifat asam yang berlebihan (seperti daging, makanan yang dihaluskan seperti nasi putih, roti, gula, manisan, makanan yang digoreng dan berminyak, protein berlebihan dan lain-lain) disebabkan terlalu banyak makan.

Hal tersebut menyebabkan tubuh kita terlalu banyak mengandung asam serta dipenuhi dengan makanan yang tidak dapat dicerna,busuk dan tidak asli. Makanan yang kita makan setiap hari mengandung bahan-bahan kimia seperti pengawet, pewarna, antibiotik, perasa tiruan, racun serangga. Seluruh makanan tersebut meningkatkan kandungan racun di dalam tubuh kita.

Hal tersebut menunjukkan toksin yang terkumpul dan apabila toksin tersebut terus berada di hati akan mengakibatkan penyakit hari dan pengerasan hati. Jika toksin terus berada dalam darah, toksin tersebut akan dapat mengeraskan saluran darah dan menyebabkan penyakit jantung. Jika terus berada di dalam paru-paru, toksin tersebut akan menimbulkan lendir dan tanda-tanda penyakit asma. Bilamana sistem penyaringan kita tidak dapat membersihkan toksin-toksin tersebut, toksin tersebut akan dikeluarkan melalui kulit sehingga menyebabkan berbagai penyakit kulit. Hal tersebut yang menyebabkan penderita penyakit kencing manis terpaksa dipotong kakinya kerana kulit dibahagian tersebut bernanah. Sebahagian toksin berubah menjadi batu sementara yang lainnya akan terus berada di dalam ginjal. Apabila ginjal kita tidak berdaya menangani masalah tersebut akan terjadi perubahan patologi. Jika pengumpulan toksin menyebabkan sistem endokrin kita gagal berfungsi, hormon kita akan terpengaruh dalam waktu singkat. Hal tersebut mengakibatkan penyakit kencing manis, masalah haid dan menopause.


Toksin Berbahaya Bagi Tubuh Manusia
Dalam keadaan biasa, hati kita akan mengeluarkan sisa-sisa pembuangan melalui saluran usus dan kulit, sementara ginjal mengeluarkan sisa-sisa pembuangan melalui saluran kencing. Apabila hati dan ginjal kita terluka atau terbebani maka fungsi pembersihan toksin yang biasa tidak dapat dilakukan, toksin di dalam tubuh akan menyebar ke dalam darah. Darah bertoksin tersebut jika tidak dapat dihilangkan atau dineutralkan, akan dapat menyebabkan kematian. Oleh kerana itu, naluri daya tahan manusia telah menyesuaikan diri dengan cara-cara lain yang mengagumkan.

Daya tahan endokrin akan membawa toksin supaya toksin tersebut dapat dibersihkan melalui organ-organ pengeluaran lain yang akan memaksa pembersihan toksin melalui sel-sel membrane mucus yang berasal dari endothetial dan menyebabkan mukositis.

Kelenjar adrenal akan memaksa ginjal memperkuat fungsi penyaringan sehingga dapat merusak ginjal itu sendiri. Tekanan darah juga meningkat dan menyebabkan serangan jantung atau berpengaruh buruk terhadap sistem penyebaran lainnya.

Toksin hempedu yang dibersihkan oleh hati kita akan dihilangkan melalui kulit sebagai pengganti sehingga menyebabkan berbagai penyakit kulit seperti jerawat, bintik-bintik dan tahi lalat.

Tanda-tanda permulaan yang menunjukkan badan kurang bersih termasuk lendir di dalam hidung dan kerongkongan pada waktu bangun pagi, hidung tersumbat atau berair, lidah kotor, nafas bau, noda darah pada mata, selera makan menurun, perut kembung, masuk angin, sakit kepala, ketombe yang berlebihan, keringat yang berlebihan, bau badan, kulit berwarna kekuningan, cepat marah dan lain-lain.

No comments:

Post a Comment